Showing posts with label Sumatera. Show all posts
Showing posts with label Sumatera. Show all posts

Saturday, July 5, 2008

Sumatera jadi "Pulau Digital" tahun 2008

Target Telkom menjadikan Sumatera sebagai "Pulau Digital" tahun ini diyakini kuat tercapai setelah semester I pertumbuhan penjualan dan pelanggan berbagai layanan jasa mulai dari Flexi, PSTN dan Speedy meningkat signifikan.

Executive General Manager Divre I Sumatra, Muhammad Awaluddin, di Medan, Rabu, mengatakan, pertumbuhan yang paling fantastis adalah di produk Speedy, internet Broadband Access.

Speedy merupakan layanan akses pita lebar dari Telkom yang menggunakan teknologi Asymetric Digital Subscriber Line = ASDL) untuk mengakses internet dengan kecepatan tinggi dan memberikan layanan data serta telepon/fax secara bersamaan dengan hanya menggunakan satu saluran telepon sehingga setiap saat bisa `on line` untuk akses ke internet.

"Pertumbuhan pelanggan Speedy hingga Juni 2008 mencapai 237 persen dari tahun lalu," katanya dalam pemaparan kinerja Telkom Divre I Sumatera itu.

Bahkan dari sisi penjualan, hingga Juni tercatat sebesar 45.169 satuan sambungan layanan (SSL) atau mengalami peningkatan sebesar 167 persen dibandingkan periode sama tahun 2007.

Hingga Juni 2008, jumlah pelanggan sudah sebanyak 76.849 SSL dari periode sama tahun 2007 hanya 22.779 SSL.

"Untuk meningkatkan layanan dan pelanggan Speedym Telkom akan menambah kapasitas pada produk Speedy dari posisi Juni 2008 yang tersedia sebanyak 118.088 atau mengalami pertumbuhan sebesar 4 persen dibanding periode yang sama di tahun 2007," katanya.

Tahun ini diharapkan, penambahan kapasitas Speedy bisa mencapai 148.775 SSL.

"Seiring dengan obsesi menjadikan Sumatra pulau Digital dan terus dibangunnya infrastruktur Speedy di seluruh Sumatra diharapkan target sales sebanyak 150.000 SSL di tahun 2008 bisa dicapai," kata Awaluddin.

source: Antara | July 2008

Wednesday, June 18, 2008

Bappenas to hold tenders for 13 projects worth US$3.7 billion

The National Development Planning Agency (Bappenas) will put 13 projects worth US$3.7 billion out to tender under a government-private partnership scheme.

"Feasibility studies on all the projects have been completed. And their pre-qualifications are expected to be fulfilled in November," Director of Government-Private Cooperation at the Office of the State Minister for National Development Planning/National Development Planning Agency Bastari Pandji Indra said on Tuesday.

Two of the projects involved state electricity company PT PLN and the Bandung city administration, he said.

The other projects included construction of turnpikes in Sumatra, Java, Bali and Sulawesi islands with the Toll Road Operating Board (BPJT) as the executor of the projects, he said.

The turnpikes included Medan-Binjai turnpike worth US$118.81 million, Palembang-Indralaya turnpike worth US$114.45 million, Tegineneng-Babatan turnpike worth US$296.39 million, Pandaan-Malang turnpike worth US$279.97 million, Cileunyi-Sumedang-Dawuan turnpike worth US$428.86 million, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi turnpike worth US$477.37 million, Pasirkoja-Soreang turnpike worth US$111.03 million, Sukabumi-Ciranjang turnpike worth US$201.72 million, Manado-Bitung turnpike US$610.01 million, Pekanbaru-Dumai turnpike US$918.06 million, and Serangan-Tanjung Benoa turnpike worth US$161.89 million, he said.

The PLN project was a coal-fired power plant worth US$1.2 billion in Central Java, he said.

source: Antara | 18 June 2008